MAU Menjadi "Pasangan Bahagia", Istri Jangan Pernah Mengatakan "Tiga Kalimat Ini"! Habis Baca Ini Langsung Menusuk ke Dalam Perasaan Hati!!

Tidak melulu kaum wanita, lelaki juga dapat merasa tersinggung atau sensitif dengan ucapan-ucapan yang kita lontarkan. Faktanya, melulu sekadar kata-kata dapat menghancurkan suatu hubungan.


Dalam suasana emosi, marah, atau frustrasi, seringkali orang-orang ingin mengatakan sesuatu guna menyerang, menolak, dan merendahkan pasangannya.
Jadi, dalam pernikahan, apa yang perempuan katakan barangkali dapat mengikis keyakinan seorang lelaki dan melemahkan hubungan perkawinan. Inilah 4 kalimat yang suka disebutkan wanita, namun ucapan-ucapan ini amat menyakitkan hati pasangan, ia tidak menolong menyelesaikan masalah kebalikannya menambahkan konflik:
 
1. “Yaudah, anda cerai aja.”
Jika tidak benar-benar berniat guna cerai, tidak boleh pernah menyampaikan kata itu di hadapan pasangan.
Menggunakan kata cerai sebagai ancaman menanam kecemasan dalam hubungan. Pasangan seharusnya mengindikasikan bahwa sesulit apapun keadaan, dia inginkan untuk berjuang dan bertahan bersama.
 
2. “Aku telah gak tahan lagi!”
Kalimat ini dapat menciptakan para suami gelisah, sebab dalam pernikahan, hati perempuan dan pria ialah seperti satu garis yang lurus. Jika satu garis bengkok, maka hubungan ini mudah goyah.
Disadari atau tidak, ucapan-ucapan seperti itu dapat menorehkan luka yang mendalam terhadap pasangan kita, dia bakal berfikir, merasa si dia telah tidak mencintainya lagi, ucapan tersebut akan meninggalkan bekas di hati walaupun kemarahan telah mereda dan pertengkaran telah selesai.
 
3. “Lihat pasangan tersebut udah dapat beli rumah”
Saat anda membandingkan pasanganmu dengan orang lain, maka anda sudah mengerjakan hal yang paling melukai hatinya. Kebanyakan pasangan tak ingat waktu berbicara “Mereka sudah mampu beli car, kenapa kamu tidak…” atau “kenapa sih kamu tidak mampu…” dan sejenisnya. Kata-kata itu terlihat sepele, namun sebenarnya tersebut sangat menyakiti pasangan kamu.
 
Setelah anda mengatakannya, pasanganmu bakal terus memikirkan kata-kata tersebut dan memandang bahwa dirinya ialah orang yang tidak pernah dapat membuatmu bahagia, sebab setiap orang tentu tidak bakal suka andai dibanding-bandingkan kebaikannya. Sampai kapanpun kata itu akan terkenang olehnya. Bagi itu, tidak boleh pernah mengatakan ucapan-ucapan tersebut andai kamu benar-benar menyukai pasanganmu. Dan andai nyatanya anda sudah tidak mencintainya, maka katakanlah yang sejujurnya supaya tidak menyakitinya kelak.
Apakah sobat Cerpen pernah menuliskan salah satu dari kalimat ini?
Sumber: Lookforward
http://www.cerpen.co.id/post_146365.html

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*